definisi dan contoh agent


Pengertian agent cerdas (Artificial Intelligence)adalah sebuah agen yang menerima persepsi dari lingkungan dan melakukan tindakan.Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan kecerdasan buatan sehingga agen tersebut dapat berpikir dan bertindak selayaknya manusia.dan pada umumnya agen cerdas digunakan untuk mengambil tindakan dalam membuat keputusan secara dinamis.
Konsep agent
Jadi konsep agent ini yaitu,Rational agent adalah agent yang melakukan sesuatu yang benar, atau Rational Agent merupakan suatu agent yang selalu bertindak memaksimalkan ukuran kinerja, mengingat apa yang ia amati tentang lingkungan dan pengetahuan lain yang dimilikinya. Mengevaluasi kinerja sangat penting. Kita harus berhati-hati untuk membedakan antara rasionalitas dan omniscience (kemahatahuan). Rasionalitas bahwa agen tahu hasil dari sebuah tindakan yang dilakukan secara rasional. 
Jenis – jenis agent
Ø      Simple Reflex Agent
Agen reflex sederhana merupakan agen yang paling sederhana karena hanya menerapkan teknik kondisi-aksi. Jadi, jika terjadi kondisi tertentu maka agen akan secara sederhana memberikan aksi tertentu.
Ø      Model Based Reflex Agent
Agen reflex sederhana dapat melakukan tindakanya dengan baik jika lingkungan yang memberikan kesan tidak berubah-ubah. Misalkan untuk kasus agen pengendara taxi, agen tersebut hanya dapat menerima kesan dari mobil dengan model terbaru saja. Jika mobil model lama, agen tersebut tidak  bisa menerima kesannya sehingga agen tersebut tidak melakukan tindakan pengereman. Agen reflex  model ini menja ga keadaan dunia nya menggunakan model internal kemudian memilih tindakan seperti agen reflex sederhana.
Ø      Goal-Based Agents
Suatu agen tertentu harus diberikan informasi tentang tujuan yang merupakan keadaan yang ingin dicapai oleh agen. Dengan demikian, agen akan bekerja hingga mencapai tujuannya. Pencarian dan perencanaan adalah dua deretan pekerjaan yang dilakukan untuk mencapai tujuan agen. Agen refleks berbasis tujuan ini menambahkan informasi tentang tujuan tersebut.
Ø      Utility-Based Agents
Agen refleks berbasis tujuan tidak membedakan keadaan yang bagus dengan keadaan yang tidak bagus untuk agen. Pada agen refleks berbasis kegunaan ini memikirkan kondisi yang bagus untuk agen sehingga agen dapat melakukan tugasnya jauh lebih baik.



Contoh agent :



 Contoh yang pertama yaitu, robot pengambil suku cadang merupakan sebuah agent robot yang membantu mengambil sukucandang
Ø  Performance Measure        : Persentase suku cadang di tempat yang benar
Ø   Environment                      : Sabuk konveyor, tempat pengumpulan suku cadang
Ø  Actuator                             : Lengan dan tangan robot
Ø  Sensor                                : Kamera, sensor di lengan robot

Contoh kedua Robot yang dapat menyapu halaman rumah sendiri.
  Ø  Performance measurement : cepat, bersih, menghemat tenaga.
  Ø  Environment : rumah, dan halaman luar(lingkungan luar).
  Ø  Actuators : lengan dan tangan robot.
  Ø  Sensors : Kamera (yang berada dimata robot).
Contoh ketiga yaitu, Medical Diagnosis system  sebuah agent medical diagnosis system yang mendiagnosa pasien secara otomatis.
  Ø  Performance measure: pasien sembuh, biaya murah, tidak menyalahi hukum. 
  Ø   Environment: pasien, rumah sakit, suster, dokter,dll.   
  Ø   Actoators: layar monitor (test, diagnosa).
  Ø   Sensors: keyboard (masukkan gejala penyakit).





Referensi :


Komentar